Cerita Orang Atlantis Inggrid Bennete


Cerita Orang Atlantis Inggrid Bennete


Inggrid Bennete adalah orang atlantis yang datang ke masa depan dan menceritakan kisahnya selama hidup dan tinggal di Negeri Atlantis. Di bawah ini penuturannya menyambung cerita pada artikel sebelumnya: Sisi Terunik dari Kota Atlantis.

Atlantis Negeri yang Indah Permai


Negeri Atlantis bagaikan potongan surga yang terhampar di bumi. Memiliki lingkungan yang indah permai.
Padanya terdapat padang rumput yang senantiasa menyebarkan aroma wangi yang lembut. Saya selalu senang melakukan meditasi di tempat ini. Suasananya begitu hangat dan menyenangkan.

Padang rumput ini sengaja dibuat dan dipelihara dengan baik oleh para petugas ahli yang sengaja dilatih khusus untuk ini. Letak taman indah ini berada di sebelah timur laut dari negeri Atlantis.

Di padang rumput ini ditanam berbagai bunga yang mempesona. Bunga-bunga itu ditanam dengan memadu padankannya sehingga memiliki nilai artistik yang tinggi. Misalnya buga berwarna putih dan biru ditanam secara bersamaan, sehingga sangat menggoda dan juga bisa buat efektivitas getaran.

Bunga-bunga tersebut dirawat oleh para ahli ramuan, sejak mulai bertunas sampai ketika saatnya dipetik lalu kemudiannya diambil saripatinya sebagai makanan dan minuman yang sangat bermanfaat bagi penduduk Atlantis.

Orang-orang yang bertugas menanam sayur mayur, buah-buahan, dan berbagai jenis kacang-kacangan juga bertempat tinggal di timur laut. Jadi mereka ditempatkan sesuai dengan tugas mereka.

Mereka ini terdiri dari ahli botani, ahli gizi dan para pakar makanan lainnya. Mereka semua inilah orang-orang yang bertanggung jawab untuk menyediakan berbagai makanan untuk semua penduduk.

Orang-orang Atlantis dipekerjakan menurut tingkat perkembangan kecerdasan mereka. Orang pintar membimbing mereka yang kurang dan juga membimbing mereka yang memiliki kelainan, seperti laki-laki yang bersifat kewanitaan atau sebaliknya.

Pada akhirnya setiap orang menuju kecerdasannya dan memiliki peran masing-masing, semua ini merupakan hal yang paling mendasar.

Orang-orang atlantis tidak pernah menganggap ada posisi pekerjaan yang rendah. Bagi mereka semua pekerjaan itu sama karena merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Sehingga tidak ada yang saling mencela dan merendahkan karena jabatan pekerjaannya.

Orang-orang atlantis menganggap bahwa pekerjaan fisik yang paling bermanfaat karenanya mereka banyak ditugaskan sebagai pekerja fisik, seperti tukang kebun dan tukang bangunan.

Mengapa kami menganggap pekerjaan fisik sangat banyak memberi manfaat?

Karena pekerjaan fisik akan membuat emosi menjadi tetap stabil, perasaan marah dan suasana hati saat lagi tertekan dapat di arahkan secara konstruktif, lagi pula tubuh manusia terlahir untuk pekerjaan fisik, hal tersebut telah dibuktikan.

Pendeknya semua kehidupan masyarakat kami di Atlantis merupakan himpunan keharmonisan yang tidak terikat secara universal bagi tumbuh-tumbuhan, mineral, hewan dan sayur mayur. Setiap orang merupakan partikel bagiannya, setiap orang tahu, bahwa pengabdian mereka sangat dibutuhkan.

Di negeri kami Atlantis, tidak ada sistem keuangan tapi yang ada aktivitas perdagangan. Itu sebabnya kami tidak pernah membawa uang, dompet, kunci dan sejenisnya. Jarang sekali yang namanya keserakahan dan kedengkian, yang kami miliki semua adalah kebulatan tekad.

Memiliki Tekhnologi yang Maju


Kami orang-orang atlantis, juga memiliki tekhnologi. Tekhnologi yang kami miliki juga sudah sangat maju. Misalnya ada sarana terbang yang mirip piring terbang (UFO). Mereka memanfaatkan medan magnet untuk mengendalikan energi perputaran dan pendaratan. Sarana model ini dipergunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Lain halnya yang dimanfaatkan orang untuk perjalanan pendeknya. Mereka menggunakan sarana berupa katrol yang dapat ditumpangi oleh dua orang.

Katrol ini memiliki sebuah mesin yang mirip kapal hidrofoil, prinsip kerjanya sama dengan alat terbang, juga menggunakan medan energi magnet.

Sedangkan “subber” adalah merupakan alat angkut besar yang digunakan oleh masyarakat atlantis untuk mengangkut makanan, komoditi rumah tangga, dan barang-barang yang berukuran besar.

Untuk berkomunikasi kami menggunakan kapal untuk menyiarkan berita ke berbagai daerah.

Namun sebenarnya, sebagian besar informasi diterima oleh “orang pintar” menggunakan respon batin. Mereka memiliki kemampuan menerima dengan cara yang istimewa, keadaan mereka ini mirip dengan stasiun satelit penerima dan sangat akurat.

Jadi yang dilakukan oleh “orang-orang pintar” ini adalah duduk untuk menerima informasi yang disalurkan dari tempat lain. Sebenarnya, dalam pekerjaan yang saya lakukan pun, maksud saya, cara saya mengoperasikan kristal besar juga dikerjakan melalui hati, kata Inggrid Bennete.

Bersambung.....

Baca Artikel Sebelumnya : Sisi Terunik dari Kota Atlantis.

Related Posts:

Disqus Comments
© 2018 KuNyoba - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger